Archive for Agustus 2013

Selasa, 27 Agustus 2013

BENUA EROPA

1. Letak dan Luas Wilayah

Secara astronomis Benua Eropa terletak antara 36°LU-71°LU dan 9°BB-66°BT. Luas daratan Eropa sekitar seperempat belas luas daratan di bumi dan menduduki peringkat ke-2 terkecil setelah daratan Australia. Benua Eropa membujur dari barat ke timur sejauh 5.300 km dan melintang 3.950 km. Luasnya adalah 10.900.000 km².

Wilayah Benua Eropa

2. Batas Wilayah 
Batas Kontinen sebelah timur ditetapkan di daratan mengikuti jalur puncak Peg. Ural dan Kaukasus terus ke Laut Kaspia.
Batas-batas benua Eropa adalah sebagai berikut.
a. Sebelah utara berbatasan dengan Kutub Utara (Arktik)
b. Sebelah selatan berbatasan dengan Benua Afrika dan Laut Tengah
c. Sebelah timur berbatasan dengan Selat Bosporus dan Laut HItam
d. Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Atlantik

3. Bentang Alam 
a. Perisai Baltik
Kawasan ini terdiri atas empat perisai batuan tua, diantaranya sebagai berikut.
1) Perisai Fenoskandia meliputu wilayah Norwegia, Swedia, dan Finlandia. Wilayah ini disebut negeri seribu danau
2) Pegunungan Skotlandia
3) Perbukitan Irandia barat laut
4) Pulau Eslandia

b. Dataran Raya Eropa
Kawasan ini meliputi Perancis, Belgia, Belanda, Jerman bagian utara, Denmark, dan sebagian besar Polandia. Pada permukaan daratan ini muncul pegunungan kecil dan pegunungan sisa (monadnock) yang kaya akan deposit batu bara.

c. Dataran Tinggi Tengah
Dataran Tinggi Tengah merupakan plato atau dataran tinggi yang terpotong-potong oleh dataran raya eropa. Tanahnya kurang baik untuk pertanian karena permukaan tanah yang tipis dengan kemiringan yang curam.

d. Pegunungan Lipatan Muda Alpin
Kawasan ini meliputi Pegunungan Alpin dan kelompok Pegunungan Mediteran. Pada Pegunungan Mediteran terdapat 3 semenanjung besar, yaitu semenanjung Pyrenia, Italia, dan Balkan. Puncak-puncaknya adalah Mount Blanck (4.807 m), Gunung Monte Rosa (4.634 m), Gunung Pico de Aneto (3.404 m), Gunung Mulchasen (3.478 m), dan Gunung Corno Grande (2.914 m). Pada Kawasan ini, pertanian kurang baik untuk diusahakan karena ketinggian tempat, lapisan tanah yang tipis, dan lereng yang curam.

e. Dataran Rusia
Permukaan dataran rusia ditutupi oleh lapisan tanah loss yang baik untuk tanaman gandum. Sungai-Sungai di dataran Eropa bermuara ke laut dan teluk, seperti Sungai Rhein dan Sungai Elbe ke Laut Utara, Sungai Wisla dan Sungai Oder ke Laut Baltik, Sungai Rhone ke Laut Tengah, dan Sungai Donau ke Laut Hitam.

Vegetasi Dataran Eropa dipengaruhi oleh keadaan tanah, keadaan air, iklim, dan topografi. Daerah paling utara ditutupi oleh tundra, sedangkan di bagian selatan ditumbuhi oleh semak berkayu keras (semak mediterania). Kawasan Eropa Timur dan tenggara merupakan daerah padang rumput. Pada kawasan beriklim laut dan peralihan ditumbuhi oleh hutan campuran dan hutan berdaun jarum.

4. Iklim
a. Iklim Laut
Tipe Iklim ini meliputi wilayah negara Eropa bagian barat laut, seperti Inggris, Skandinavia bagian barat, Perancis, Belgia, Belanda, Denmark, dan bagian utara Spanyol. Daerah ini memiliki musim dingin yang sejuk serta musim panas yang nyaman dan hangat dengan curah hujan yang cukup banyak.

b. Iklim Peralihan
Iklim tipe ini terdapat di Eropa Tengah dicirikan dengan musim dingin yang terasa lebih dingin dan musim panas yang masih hangat. Perbedaan suhu tahunan makin ke timur semakin tinggi karena semakin jauh dari pengaruh laut.

c. Iklim Kontinental (Daratan)
Iklim tipe ini terdapat di Eropa Timur bercirikan musim dingin yang lebih panjang dan berada di bawah titik beku. Hujan terjadi pada musim panas dalam jumlah kecil (kurang dari 25 inci).

d. Iklim Dingin dan Arktik (Kutub)
Daerah in dicirikan oleh musim dingin yang penjang dan temperatur berada di bawah titik beku. Musim panas yang pendek (3 bulan) dengan curah hujan kurang dari 5.000 mm. Kawasan iklim in meliputi Swedia bagian utara, Finlandia, Norwegia, dan Rusia.

e. Iklim Mediteran
Tipe iklim ini dicirikan oleh musim dingin yan basah dan musim panas yang kering, meliputi daerah Eropa bagian Selatan.

5. Keadaan Penduduk
Pada pertengahan tahun 2001 Benua Eropa berpenduduk 727.000.000 jiwa (sekitar 7%) dari jumlah penduduk dunia. Persebaran penduduknya tidak merata. Daerah yang padat penduduknya adalah Italia, wilayah pantai selatan, Jerman, Belanda, Belgia, Perancis, dan Inggris.

Dilihat dari pendapatan perkapitanya (PCI) yaitu sebesar US$ 10.025 Eropa termasuk kelompok negara maju. Rata-rata pendapatan per kapita dunianya adalah US$ 2.754. Angka harapan hidup mencapai 72 tahun dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,4%.

Berdasarkan ciri fisiknya, penduduk Benua Eropa dapat dibedakan atas beberapa kelompok.
a. Orang Nordik yang berambut pirang, seperti orang Norwegia, Swedia, dan Jerman.
b. Orang Alpen yang berambut lebih gelap dan tebal, diantaranya orang Perancis dan Swiss.
c. Orang Dinara yang berambut gelap, seperti oarang Rumania.
d. Orang Mediterania yang bertubuh pendek dan berkulit kekuning-kuningan, diantaranya orang Spanyol, Portugis, dan Italia.
e. Bangsa Slavia mencakup orang Rusia, Polandia, Ceko, Slovakia, Bulgaria, dan Yugoslvia.

Penduduk Benua Eropa memiliki lebih dari enam puluh bahasa dan ratusan dialek. Para ahli bahasa membedakannya dalam 3 rumpun bahasa.
a. Bahasa Indo Jerman dipergunakan oleh bangsa-bangsa di sekitar Laut Baltik, seperti orang Norwegia, eslandia, Swedia, Denmark, Inggris, Jerman, dan Belanda.
b. Bahasa Baltik Slavia meliputi bahasa Bulgaria, Ceko, Slovakia, Polandia, dan Rusia yang banyak digunakan di Eropa Timur.
c. Bahasa Romana meliputi bahasa Perancis, Italia, Spanyol, Portugis, dan Rumania yang digunakan penduduk di kawasan Eropa Barat.

Perkembangan bangsa-bangsa Eropa erat hubungannya dengan perkeembangan agama Kristen. Sekitar 50% umat Kristen yang menganut Katolik Roma tersebar di Eropa Barat, Tengah, dan selatan. Pemeluk agama Protestan tersebar di Skandinavia, Finlandia, Jerman, dan Belanda.

Umat beragama Ortodok Timur tersebar di bagian timur dan tenggara. apenganut agama lainnya 40 juta orang umat Islam, 4 juta orang umat Yahudi, dan umat agama lainnya.

Benua Eropa

Posted by Jerry Kazama
Selasa, 20 Agustus 2013

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah sebuah pola interkoneksi dari beberapa terminal komputer. Topologi jaringan merupakan representasi geometri dari hubungan antar perangkat (terminal komputer, repeaters, bridges) satu dengan lainnya (Green, 1985:22).

Topologi jaringan sendiri terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Physical. Merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus 
  2. Logical. Merupakan gambaran bagaimana suatu perangkat dapatberkomunikasi dengan perangkat lainnya.

Topologi Bus

Topologi bus merupakan topologi dimana semua perangakat keras terhubung melalui kabel tunggal yang kedua ujungnya tidak tertutup dan masing-masing ujungnya menggunakan sebuah perangkat terminator. Jika alamat perangkat sesuai dengan alamat pada informasi yang dikirim, maka informasi akan diterima dan diproses. Jika tidak, maka informasi akan diabaikan.

Topologi Bus
Topologi Bus

Keuntungan topologi bus adalah :

  1. Jarak LAN tidak terbatas
  2. Kecepatan pengiriman tinggi.
  3. Tidak diperlukan pengendali pusat.
  4. Jumlah perangkat yang terhubung dapat dirubah tanpa mengganggu yang lain.
  5. Kemampuan pengembangan tinggi.
  6. Keterandalan jaringan tinggi.
  7. Kondusif untuk jaringan gedung bertingkat.

Kerugian topologi bus adalah :

  1. Jika tingkat traffic tinggi dapat menyebabkan kemacetan.
  2. Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal.
  3. Operasional jaringan LAN tergantung tiap perangkat.

Topologi Ring

Topologi ring merupakan topologi dimana setiap perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka informasi akan diproses sedangkan jika tidak maka informasi diabaikan.

Topologi Ring
Topologi Ring

Keuntungan topologi ring adalah:

  1. Kecepatan pengiriman tinggi.
  2. Dapat melayani traffic yang padat.
  3. Tidak diperlukan host, relatif murah.
  4. Dapat melayani berbagai mesin pengirim.
  5. Komunikasi antar terminal mudah.
  6. Waktu yang diperlukan untuk pengaksesan data optimal.

Kerugian topologi ring adalah:

  1. Perubahan jumlah perangkat sulit.
  2. Kerusakan pada media pengirim dapat mempengaruhi seluruh jaringan.
  3. Harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi kesalahan untuk kemudian di isolasi.
  4. Kerusakan salah satu perangkat menyebabkan kelumpuhan jaringan.
  5. Tidak baik untuk pengiriman suara, video dan data.

Topologi Tree

Topologi tree merupakan generalisasi dari topologi bus, media transmisi berupa kabel yang bercabang tanpa loop tertutup.Topologi tree selalu dimulai pada titik yang disebut headend. Satu atau beberapa kabel berasal dari headend.

Topologi Tree
Topologi Tree

Keuntungan topologi tree adalah :

  1. Kontrol manajemen mudah karena bersifat terpusat.
  2. Mudah untuk dikembangkan.

Kerugian topologi tree adalah :

  1. Karena data yang dikirim diterima oleh semua perangkat diperlukan mekanisme untuk mengidentifikasi perangkat yang ingin di tuju.
  2. Diperlukan mekanisme transmisi data untuk menghindari overlapping sinyal jika 2 perangkat mengirim data secara bersamaan. 

Topologi Star

Pada topologi star terdapat perangkat pengendali yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data. Sedangkan perangkat lain terhubung dengan perangkat pengendali sehingga pengiriman data akan melalui perangkat pengendali.

Topologi Star
Topologi Star

Keuntungan topologi star adalah:

  1. Dapat diandalkan
  2. Mudah dikembangkan
  3. Keamanan data tinggi
  4. Kemudahan akses ke jaringan LAN lain

Kerugian topologi star adalah:

  1. Jika trafik padat maka dapat menyebabkan lambatnya jaringan
  2. Jaringan sangat bergantung pada perangkat pengendali.

Topologi Mesh

Jenis topologi yang merupakan dari berbagai jenis topologi yang lain(disesuaikan dengan kebutuhan). Biasanya digunakan pada jaringan yang tidak memiliki terlalu banyak node di dalamnya. Dikarenakan setiap perangkat dihubungkan dengan perangkat lainnya.

Topologi Mesh
Topologi Mesh

Keuntungan topologi mesh adalah:

  1. Memiliki respon waktu cepat.
  2. Tidak memerlukan protocol tambahan karena tidak ada fungsi switching.

Kerugian topologi mesh adalah:

  1. Biaya cukup mahal.
Macam Macan dari sumber lain :

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Kalau kita berbicara soal topologi jaringan komputer mungkin kita tidak asing lagi mendengar nya, tapi pernahkah kita bertanya apa itu Topologi? pada dasarnya Topologi adalah sebuah peta dari sebuah jaringan konputer. Kalau menurut yang saya pelajari disekolah saya topologi jaringan komputer terbagi atas 2 jenis yaitu: Topologi secara fisik Physical Topology dan yang satu lagi Topologi secara logika  Logical topology. Kalau topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susuna dari kabel dan komputer dan lokasi semua komponen jaringan , sedangkan kalau topologi secara logika bisa diartikan bagaimana imformasi atau aliran data dalam jaringan.
Dan berikut Macam-macam Topologi Jaringa Komputer yang akan saya jelaskan pada artikel ini, yaitu:
a. Topologi BUS
b. Topologi Star
c. Topologi Ring
d. Topologi Mesh
e. dan Topologi Tree
1.Topologi BUS
Topologi bus seringkali digunakan ketika jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya. dan berikut keuntungan dan kerugian yang terdapat pada topologi BUS
Keuntungn
a.Bus adalah topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk penggunaan pada jaringan yang kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk dimengerti.
b.Bus hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit
c.Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus
Kerugian
a.Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus
b.Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat Topologi BUS
c. Sangat lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
2. Topologi Star
Kalau Topologi yang satu ini semua kabel yang dihubungkan dari komputer-komputer kelokasi pusat dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan HUB. berikut keuntungan dan kerugian nya:
Keuntugan
a.Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
b.Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
c.Sangat mudah dikembangkan
Kerugian
a. Boros kabel
b. Perlu penanganan khusus
c. Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.
3. Topologi Ring
Topologi Ring adalah setiap komputer yang terhubung ke komputer selanjutnya dengan komputer terakhir terhubung kekomputer yang pertama. Tapi sayangnya jika akan dilakukan penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu keseluruhan jaringan.
Keuntungan
a.Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token.
b.Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
Kerugian
a.Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
b.Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
c.Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
d.Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4. Topologi Mesh
Kalau Topologi yang satu ini memiliki hubungan yang berlebihan antara dari peralatan-peralatan yang ada. jadi kesimpukan susunannya, setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lainnya. Keuntungan dan Kerugian nya adalah.
Keuntungan
a.Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
b.Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
c. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
Kerugian
a.Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
b.Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
5. Topologi  Tree
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda.Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Topologi Jaringan

Posted by Jerry Kazama


Bunga

Dua belas bunga dari famili yang berbeda-beda.
Bunga atau kembang (bahasa Latin: flos) adalah alat reproduksi seksual pada tumbuhan berbunga (divisio Magnoliophyta atau Angiospermae, "tumbuhan berbiji tertutup"). Pada bunga terdapat organ reproduksi, yaitu benang sari dan putik.
Bunga dapat muncul secara tunggal maupun bersama-sama dalam satu rangkaian. Bunga yang muncul secara bersama-sama disebut sebagai bunga majemuk atau inflorescence. Pada beberapa spesies, bunga majemuk dapat dianggap awam sebagai bunga (tunggal), misalnya pada Anthurium dan bunga matahari. Satuan bunga yang menyusun bunga majemuk disebut floret.
Secara botani, bunga adalah bagian tanaman untuk menghasilkan biji. Penyerbukan dan pembuahan berlangsung pada bunga. Setelah pembuahan, bunga akan berkembang lebih lanjut membentuk buah. Pada tumbuhan berbunga, buah adalah struktur yang membawa dan melindungi biji.
Fungsi bunga
Fungsi biologi bunga adalah organ seksual, sebagai wadah menyatunya gamet jantan (mikrospora) dan betina (makrospora) untuk menghasilkan biji. Bahwa bunga adalah analog dengan organ seksual pada hewan baru disadari secara ilmiah pada abad ke-17 di Eropa.
Beberapa bunga memiliki warna yang cerah yang berfungsi sebagai pemikat hewan pembantu penyerbukan. Beberapa bunga yang lain menghasilkan panas atau aroma yang khas, juga untuk memikat hewan untuk membantu penyerbukan.
Bunga juga dapat dianggap sebagai organ untuk bertahan pada kondisi kurang menguntungkan bagi pertumbuhan. Sejumlah tumbuhan akan segera membentuk bunga apabila mengalami kekurangan air atau suhu rendah. Contoh yang paling dikenal adalah bunga kertas Bougainvillea. Bunga mengurangi metabolisme dan apabila tumbuhan mati, biji diharapkan telah terbentuk sebagai usaha sintasan (survival).
Manusia sejak lama terpikat oleh bunga, khususnya yang berwarna-warni sehingga memiliki arti kultural. Bunga menjadi salah satu penentu nilai suatu tumbuhan sebagai tanaman hias.
Morfologi bunga
http://bits.wikimedia.org/static-1.22wmf12/skins/common/images/magnify-clip.png
Bagian-bagian bunga sempurna. 1. Bunga sempurna, 2. Kepala putik (stigma), 3. Tangkai putik (stilus), 4. Tangkai sari (filament, bagian dari benang sari), 5. Sumbu bunga (axis), 6. artikulasi, 7. Tangkai bunga (pedicel), 8.Kelenjar nektar, 9. Benang sari (stamen), 10. Bakal buah (ovum), 11. Bakal biji (ovulum), 12. , 13. Serbuk sari (pollen), 14. Kepala sari (anther), 15. Perhiasan bunga (periantheum), 16. Mahkota bunga (corolla), 17. Kelopak bunga (calyx).
Bunga adalah daun dan batang di sekitarnya yang termodifikasi. Modifikasi ini disebabkan oleh dihasilkannya sejumlah enzim yang dirangsang oleh sejumlah fitohormon tertentu. Pembentukan bunga dengan ketat dikendalikan secara genetik dan pada banyak jenis diinduksi oleh perubahan lingkungan tertentu, seperti suhu rendah, lama pencahayaan, dan ketersediaan air (lihat bagian Bunga:Pembentukan bunga).
Bunga hampir selalu berbentuk simetris, yang sering dapat digunakan sebagai penciri suatu takson. Ada dua bentuk bunga berdasar simetri bentuknya: aktinomorf ("berbentuk bintang", simetri radial) dan zigomorf (simetri cermin). Bentuk aktinomorf lebih banyak dijumpai.
http://bits.wikimedia.org/static-1.22wmf12/skins/common/images/magnify-clip.png
Tumbuhan Crateva religiosa berbunga sempurna: memiliki stamen dan pistillum.
Bunga disebut bunga sempurna bila memiliki alat jantan (benang sari) dan alat betina (putik) secara bersama-sama dalam satu organ. Bunga yang demikian disebut bunga banci atau hermafrodit. Suatu bunga dikatakan bunga lengkap apabila memiliki semua bagian utama bunga. Empat bagian utama bunga (dari luar ke dalam) adalah sebagai berikut:
  • Kelopak bunga atau calyx;
  • Mahkota bunga atau corolla yang biasanya tipis dan dapat berwarna-warni untuk memikat serangga yang membantu proses penyerbukan;
  • Alat kelamin jantan atau androecium (dari bahasa Yunani andros oikia: rumah pria) berupa benang sari;
  • Alat kelamin betina atau gynoecium (dari bahasa Yunani gynaikos oikia: "rumah wanita") berupa putik.
Organ reproduksi betina adalah daun buah atau carpellum yang pada pangkalnya terdapat bakal buah (ovarium) dengan satu atau sejumlah bakal biji (ovulum, jamak ovula) yang membawa gamet betina) di dalam kantung embrio. Pada ujung putik terdapat kepala putik atau stigma untuk menerima serbuk sari atau pollen. Tangkai putik atau stylus berperan sebagai jalan bagi pollen menuju bakal bakal buah.
Walaupun struktur bunga yang dideskripsikan di atas dikatakan sebagai struktur tumbuhan yang "umum", spesies tumbuhan menunjukkan modifikasi yang sangat bervariasi. Modifikasi ini digunakan botanis untuk membuat hubungan antara tumbuhan yang satu dengan yang lain. Sebagai contoh, dua subkelas dari tanaman berbunga dibedakan dari jumlah organ bunganya: tumbuhan dikotil umumnya mempunyai 4 atau 5 organ (atau kelipatan 4 atau 5) sedangkan tumbuhan monokotil memiliki tiga organ atau kelipatannya.
Pembentukan bunga
Terbentuknya bunga sejak lama menjadi perhatian orang, karena banyak nilai ekonomi tanaman budidaya bergantung pada pembentukan bunga. Bunga tidak akan terbentuk sebelum jaringan tempat ia akan muncul telah mencapai tahap kematangan (maturity) tetapi belum terlalu tua (senile).
Pada tumbuhan berbentuk pohon, jaringan yang baru terbentuk atau masih berkembang (juvenile) akan sangat sulit membentuk bunga. Jaringan yang mencapai tahap kematangan sering kali ditandai dengan nisbah karbon-nitrogen (nisbah C-N) yang tinggi. Kandungan karbon tinggi karena telah banyak metabolit tertimbun dalam bentuk polisakarida dalam jaringan tersebut. Pembentukan bunga memerlukan energi yang besar.
Nisbah C-N yang tinggi biasanya cukup sebagai pendorong terbentuknya bunga. Namun demikian, banyak ditemukan jenis-jenis tumbuhan yang memerlukan pemicu agar bunga muncul. Pemicu ini dapat berupa suhu rendah selama beberapa waktu (vernalisasi), panjang (durasi) penyinaran (fotoperiodisme), dan kekurangan air (kekeringan). Gandum roti tipe winter (musim dingin, karena ditanam menjelang musim dingin) tidak akan berbunga jika tidak mengalami musim dingin dalam tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Anggrek merpati memunculkan bunga apabila mengalami malam yang dingin. Berbagai kultivar yute bersifat fotoperiodik sehingga waktu tanam sangat vital dalam menentukan hasil panen. Tanaman kopi dikenal memerlukan periode kering sekitar dua bulan dan diikuti oleh hujan secukupnya untuk memicu terbentuknya bunga.
Kajian yang dilakukan pada Arabidopsis thaliana, suatu tumbuhan model, menunjukkan bekerjanya Teori ABC dalam pembentukan bunga. Substansi A diperlukan untuk membentuk daun kelopak (sepal) dan daun mahkota (petal). Substansi B diperlukan dalam pembentukan daun mahkota dan benang sari (stamen). Substansi C diperlukan untuk terbentuknya benang sari dan daun buah (carpellum, sebagai penyusun putik).


Bunga

Posted by Jerry Kazama

Chat Box

Singing Hatsune Miku

Visitor

Copyright © Welcome To This World -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan